Pages - Menu

Kamis, 07 Februari 2013

ALAY

Tingkatan ALAYERS
1. ALAY PEMULA (ALAY
BEGINNER)
Alay tahapan
pemula adalah alay-alay yang
baru mencoba-coba untuk
menjadi alay. Biasanya adalah
para ABG-ABG labil yang
masuk tahapan ini. Alay seperti
ini biasanya adalah alay-alay
yang sok imut atau mereka-
mereka yang mulai
menambahkan atau mengganti
beberapa huruf yang wajar
menjadi huruf yang agak ribet
dan ruwet. Contoh: “seNank
dech haTi sAaiia.. taDi paGi
dianTeRin aMa paCaL duNd..
tapi biNund juGa, tumbEn yaCh
paCaL ku saAiianK maO
anTeL??” Biasanya, dalam
tahapan ini seorang alay belum
benar-benar menjadi alay.
Mereka baru dalam tahap
mencoba-coba untuk menjadi
seorang alay.
2. ALAY
MENENGAH (ALAY
INTERMEDIATE)
Alay menengah
nggak jauh beda dengan alay
pemula. Bedanya, pada tahapan
ini biasanya para alay mulai
menggunakan tambahan huruf-
huruf di suatu kata yang lebih
ekstrim dan makin ribet dibaca.
Dan dalam tahapan ini,
biasanya para alay juga udah
menetapkan dan memantapkan
pilihan hidup mereka untuk
menjadi seorang alay (lebay).
Contoh: “hErandTh juJJa..
kOgh, cAaiiaa gUgh iCa
nGwerJaiNth sOaL mTemaTikha
yUaaccH..? kaTa paCaLd,
aaiiOO sEmaNgadTh beLaJard..
bIaL piNteRd..”
3. ALAY
TINGKAT ATAS (HIGH LEVEL
OF ALAY)
Alay tingkat atas
biasanya selalu menggunakan
bahasa-bahasa yang saya bahas
sebelumnya, dengan juga
menggabungkan angka untuk
mengganti beberapa huruf.
Contoh: “DucH Gw4 5aiianK
b6t s4ma Lo..7aNgaN
tin69aLin akYu ya B3ibh”.
Alay seperti ini berpotensi
untuk masuk tahapan keempat,
tahapan yang paling diidam-
idamkan oleh para alay. Dan
merupakan kasta tertinggi
dalam strata alay ini.
4. RAJA
DARI SEGALA RAJA ALAY
(KING OF ALAY)
Inilah raja
dari segala raja alay. Alay yang
selalu diagung-agungkan oleh
para alay. Alay yang selalu
menjadi panutan. Alay yang
merupakan pemimpin tertinggi
dari para alay. Alay tahap ini
merupakan alay sejati, yang
persentase ke-alay-annya udah
nggak diragukan lagi. Mereka-
mereka yang termasuk dalam
alay tahap ini biasanya telah
menemukan jati dirinya sebagai
alay sejati. Setelah sekain lama
mencari jati diri (jadi tukang
odong- odong nggak cocok, jadi
dokter nggak bisa) akhirnya
mereka menemukan juga jati
diri yang sebenarnya : MENJADI
ALAY. Alay tahap ini dalam
sehari-hari selalu meggunakan
bahasa alay kebanggaannya, dan
malah mulai menambahkan
tanda seru untuk mengganti
huruf “i”. contoh: “hErandTh
s4iiA m4 bH5a aLLa!! ii4nK
an3H bIn nGaCo, Pi mAsEEch
bNya6h aJj4 i!Ank m4k3..
p4kE iiAnK n0rMaLd Jj4
dUmMzz.. bH4sa gN!! m4h b!
kiNdTh paLa pUs!inK
dUaMzZ..”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar